Penyengatnews.com, MUARO JAMBI - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali melakukan skema menekan lonjakan harga kebutuhan pokok pada awal Ramadhan 1447 Hijriah dengan menggelar pasar murah.
Program yang dikemas dalam kegiatan Gebyar Ramadhan itu digelar selama dua hari di Lapangan Masjid Jami’ Miftahurrahman, Desa Simpang Sungai Duren, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), dimulai pada Minggu (01/03/2026).
Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, mengatakan pasar murah menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus daya beli masyarakat di tengah meningkatnya konsumsi pada awal Ramadhan.
Menurutnya, sejumlah komoditas kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran agar bisa membantu meringankan beban warga, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.
“Pasar murah ini menawarkan harga yang relatif lebih rendah dibanding harga di pasaran umum. Masyarakat yang berhak hendaknya dapat memanfaatkannya dengan baik,” ucapnya.
Pria yang akrab disapa BBS itu menilai, kenaikan harga bahan pokok pada awal Ramadhan merupakan pola yang kerap terjadi setiap tahun. Kondisi tersebut, dijelaskannya, berdampak langsung pada rumah tangga dengan tingkat pendapatan terbatas.
Karena itu, pemerintah daerah memilih melakukan intervensi melalui operasi pasar murah sebagai langkah pengendalian.
“Kita ingin memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang lebih terjangkau,” tegasnya.
Bambang menambahkan, tingginya partisipasi warga dalam kegiatan tersebut menjadi indikator bahwa program pasar murah menyasar kebutuhan riil masyarakat.
Pemerintah daerah, kata BBS, akan terus memantau perkembangan harga bahan pokok di pasaran sepanjang Ramadhan. Evaluasi akan dilakukan apabila ditemukan lonjakan signifikan pada komoditas tertentu.
“Kami akan melihat dinamika harga di lapangan. Jika memang diperlukan langkah tambahan, tentu akan kita evaluasi dan tindak lanjuti,” tutupnya. (Faaz)

Social Header