Di barisan paling depan, Ketua DPRD Muaro Jambi Aidi Hatta berdiri tegak mengikuti upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila. Bukan sekadar hadir seremonial. Kehadirannya jadi simbol: eksekutif dan legislatif satu barisan menjaga ideologi bangsa.
Lapangan kantor bupati penuh. Ada ASN, TNI-Polri, pelajar, sampai tokoh masyarakat. Semua khidmat saat pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945. Usai upacara, Aidi Hatta menekankan pesan yang sederhana namun penuh makna yang dalam.
“Pancasila bukan hafalan lima sila. Pancasila itu rumah besar kita semua. Rumah yang atapnya gotong royong, pondasinya Bhinneka Tunggal Ika. Selama kita tinggal di rumah ini, Muaro Jambi pasti aman dan maju,” ujarnya.
Bagi Aidi Hatta, peringatan 1 Juni bukan cuma agenda tahunan. Ini pengingat untuk semua, bahwa berbeda pilihan boleh, berbeda pendapatpun wajar, tapi tujuan tetap satu, yakni Muaro Jambi yang sejahtera.
Upacara ditutup dengan defile dan senyum sapa Aidi Hatta ke barisan pelajar. Momen kecil, tapi jadi bukti Pancasila hidup bukan cuma di pidato, tapi juga di lapangan bersama masyarakat. (****).

Social Header