Penyengatnews.com,
MUARO JAMBI – Pelapor kasus dugaan praktik mafia tanah Desa Betung mendesak agar penyidik
Kejari Muaro Jambi membongkar indikasi keterlibatan oknum Kepala Desa, Menyusul
terbitnya sejumlah persil Sporadik di atas objek lahan berstatus HGU/HGB
perusahaan yang telah dinyatakan pailit.
Laporan
pengaduan (Lapdu) terkait adanya dugaan permainan mafia tanah di Desa Betung,
Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi yang kini tengah diselidiki pihak Kejari
setempat, kian mendapat sorotan serius berbagai pihak, terutama dari pelapor
yang disebut sebut memiliki bukti akurat mengenai terjadinya permainan
tersebut. Najib cs bahkan mendesak agar pihak Kejari membongkar indikasi penyalahgunaan
wewenang oleh oknum Kades dalam perkara ini.
“Di
atas lahan HGU itu kan terbit Sporadik, nah, kami mendorong agar penyidik mendalami
sisi penyalahgunaan wewenang pimpinan Desa, terjadinya proses jual-beli terhadap objek lahan yang jelas
jelas berada dalam penguasaan kurator itu, secara tidak langsung merupakan tindakan
memperkaya diri sendiri dan orang lain”. tegas Najib.
Untuk diketahui, “R”, Kepala Desa (Kades) Betung,
Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi resmi dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi
(Kejati) Jambi.
Kades itu dilaporkan atas kasus dugaan praktik mafia
tanah yang terjadi di Desa Betung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro
Jambi. Kasus ini dilaporkan oleh Gerak Nasionalis Pemberantasan Tindak Pidana
Korupsi (GNPK), pada Selasa (31/2/2026) Silam.
Laporan itu muncul setelah GNPK menemukan adanya dugaan
aktivitas jual beli lahan di atas Hak Guna Bangunan (HGB) milik PT RKK seluas
kurang lebih 10 hektare.
Ketua Investigasi GNPK Najib mengatakan, bahwa praktik itu
diduga dilakukan melalui pembuatan surat sporadik dan transaksi jual beli lahan
yang ada di kawasan produksi dan mencakup lahan HGU dan HGB milik PT RKK.
Hingga
berita ini dirilis, Kepala Desa Betung “R” belum juga bersedia memberikan tanggapan.
Media Penyengatnews.com, masih terus berupaya memberikan ruang hak jawab kepada
yang bersangkutan (Kades Betung).
(Andil)

Social Header